Browsing articles in "Kuasa pikiran dan kata-kata"
May 24, 2011
fwadmin

Faith Words 144 mazmur 112: 1-2

Renungan Harian 24 Mei

112:1    Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
112:2    Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. – Mazmur 112: 1-2

Entah kita menyadarinya atau tidak, kata-kata kita dapat mempengaruhi masa depan anak-anak kita, baik atau buruk. Kita perlu mengucapkan kata-kata penuh kasih tentang persetujuan dan penerimaan, kata-kata yang mendukung, memberi ilham, dan memotivasi anak-anak kita untuk mencapai ketinggian yang baru. Saat kita melakukannya, kita sedang mengucapkan berkat-berkat ke dalam kehidupan mereka. Kita sedang mengucapkan kelimpahan dan peningkatan. Kita sedang menyatakan belas kasih Tuhan dalam kehidupan mereka. Gunakan kata-kata anda untuk membangun iman dan menguatkan hati anak-anak anda, maka keajaiban pun akan terjadi.

May 23, 2011
fwadmin

Faith Words 143 Yeremia 20: 11

Renungan Harian 23 Mei

Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan! – Yeremia 20: 11

Jika anda masih saja terus-menerus berbicarakan tentang masalah-masalah anda, jangan heran jika anda hidup dalam kekalahan kekal. Jika anda terbiasa mengatakan tidak ada yang baik yang pernah terjadi padaku, tebak apa yang terjadi? Tidak ada yang baik yang akan terjadi pada anda! Anda harus berhenti berbicara tentang masalah anda dan mulailah berbicara tentang jalan keluarnya. Berhentilah mengucapkan kata-kata kekalahan dan mulailah mengucapkan kata-kata kemenangan. Betul, bila barangkali anda saat ini sedang terbelit dalam suatu atau banyak masalah… Namun, jangan gunakan kata-kata anda untuk menggambarkan keadaan anda, gunakanlah kata-kata anda untuk mengubah kehidupan anda! Memang masalah diijinkan ada selama kita hidup, namun bukanlah untuk mengalahkan kita, tetapi untuk melatih kita menjadi lebih kuat, lebih tahan, lebih sabar, lebih pandai dan lebih murni. Masalah membantu menunjukkan siapa diri anda sebenarnya.

May 22, 2011
fwadmin

Faith Words 142 Amsal 6: 2-3

Renungan Harian 22 Mei

6:2    jikalau engkau terjerat dalam perkataan mulutmu, tertangkap dalam perkataan mulutmu,
6:3    buatlah begini, hai anakku, dan lepaskanlah dirimu, karena engkau telah jatuh ke dalam genggaman sesamamu: pergilah, berlututlah, dan desaklah sesamamu itu; – Amsal 6: 2-3

Hati-hati, sering kali mulut kita sendiri adalah musuh terburuk kita. Kita kadang menyalahkan semua orang dan segala sesuatu, tetapi sebenarnya, kita sangat dipengaruhi oleh yang kita sendiri katakan. Firman Tuhan berkata bahwa kita terjerat oleh kata-kata dari mulut kita sendiri. Itulah sebabnya anda harus belajar mengucapkan hanya kata-kata yang dipenuhi iman atas kehidupan anda. Ini adalah salah satu prinsip yang paling penting. Secara sederhana, kata-kata dapat membangun atau sebaliknya menghancurkan anda. Usahakanlah selalu positif!

Demikian Renungan Harian 22 Mei.

May 21, 2011
fwadmin

Faith Words 141 2Korintus 4: 8

Renungan Harian 21 Mei

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; – 2Korintus 4: 8

Gunakanlah kata-kata anda untuk mengubah dunia anda. Mungkin anda sedang menghadapi suatu keadaan dimana “tidak berpengharapan”. Jangan menyerah! Tuhan adalah Tuhan yang bekerja dalam mujizat. Ia mengetahui apa yang sedang anda alami, dan Ia tidak akan membiarkan anda kecewa. Ia adalah sahabat yang lebih dekat dibanding saudara. Jika anda mau mempercayaiNya dan mulai mengucapkan kata-kata iman, keadaan anda akan mulai berubah. Percayalah, katakanlah, dan tunjukkan dalam sikap iman anda!

Demikian Renungan Harian 21 Mei.

May 20, 2011
fwadmin

Faith Words 140 Yoel 2: 25

Renungan Harian 20 Mei

Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu. – Yoel 2: 25

Anda mungkin telah mengalami kekecewaan atau ketidakadilan. Namun, daripada tinggal di masa lalu dan hidup dalam kekalahan, cobalah pusatkan perhatian anda pada janji pemulihan Tuhan. Tariklah garis batas dan katakanlah, “Aku adalah anak Tuhan. Aku tidak mau menjalani kehidupanku dengan cara yang negatif dan terkalahkan. Aku akan mengambil apa yang menjadi milikku!” Itulah mentalitas pemulihan. Tuhan ingin memulihan sukacita, damai sejahtera, kesehatan, keuangan, dan segala sesuatu yang telah dicuri dari anda. Kuncinya, anda harus memiliki visi, meningkatkan pengharapan, dan mengarahkan pikiran serta perkataan anda ke arah yang benar. Pusatkanlah perhatian anda ke masa depan, dan lepaskanlah luka masa lalu melalui pengampunan. Masa depan anda bersamaNya aman!

Demikian Renungan Harian 20 Mei

May 19, 2011
fwadmin

Faith Words 139 Yoel 3: 10

Renungan Harian 19 Mei

Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!” – Yoel 3:10

Apa pun yang menghalangi anda, katakan sesuatu pada penghalang itu seperti Alkitab memberi contoh, “Biarlah yang lemah berkata aku kuat. Biarlah yang tertekan berkata aku bebas. Biarlah yang sakit berkata aku sembuh. Biarlah yang miskin berkata aku kaya.” Mulailah merasa diri anda sendiri sembuh, bahagia, pulih, diberkati, dan makmur. Berhentilah berbicara kepada Tuhan tentang betapa besarnya masalah anda, dan mulailah berbicara pada masalah anda tentang betapa besarnya Tuhan anda, Haleluya!

May 18, 2011
fwadmin

Faith Words 138 Filipi 2: 14-15

Renungan Harian ke 138

2:14    Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15    supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, – Filipi 2:14-15

Saat segala sesuatu menjadi sukar, sifat alami kita cenderung ingin mengeluh, berbicara tentang masalah-masalah itu, memberitahukan setiap orang yang mau mendengarkan betapa buruknya kehidupan memperlakukan kita. Tetapi ketahuilah, perkataan seperti itu bersifat mengalahkan diri sendiri. Untuk melalui masa yang sukar dengan lebih cepat dan dengan hasil yang lebih baik, kita harus berbicara sepositif mungkin. Apa yang anda katakan di tengah kesukaran anda dan sangat memperngaruhi seberapa lama anda berada dalam keadaan itu. Percaya bahwa Tuhan akan mengubah kehidupan anda menjadi lebih baik dan tunjukkanlah sikap iman tersebut dalam kehidupan saudara sehari-hari!

Subscribe now!

Dapatkan artikel terbaru dari Faithwords di inbox Anda. Cukup dengan mendaftarkan email di kolom berikut:


(e.g: gabriel@yahoo.co.id)

you can unsubcribe anytime later from your email. Delivered by Google FeedBurner

Dukung kami

Bantu vote situs Renungan Harian kami dengan menekan tombol dibawah ini:



Login dahulu dengan Gmail anda
Delivered by Google +1

Cek juga